Keluarga Korban AdamAir: Kemampuan Manusia Ada Batasnya

Keluarga Korban AdamAir: Kemampuan Manusia Ada Batasnya

- detikNews
Sabtu, 27 Jan 2007 02:19 WIB
Manado - Penghentian pencarian pesawat AdamAir dan evakuasi korban disikapi macam-macam oleh keluarga korban. Ayah salah satu penumpang KI 574 Inggrid Sumolang, Fredi Sumolang mengaku bisa memahami keputusan itu."Kemampuan manusia ada batasnya," kata Fredi saat berbincang dengan detikcom di Manado, Jumat (26/1/2007).Menurut Fredi, keluarga juga siap memanfaatkan tawaran manajemen AdamAir yang akan memfasilitasi tabur bunga di sekitar lokasi ditemukannya kotak hitam pesawat naas itu. "Tapi kami masih menunggu pemerintah tentang keputusan penghentian itu," ujarnya.Fredi mengaku, sejak 4 Januari 2007 lalu, keluarga Sumolang terus menggelar ibadah khusus. Ibadah yang disebutnya sebagai ibadah penantian ini melibatkan deniminasi gereja.Sementara itu Felix Wantania yang kehilangan 6 saudara dalam kecelakaan 1 Januari 2007 lalu akan berembuk dengan keluarga menyikapi keputusan itu.Seperti diketahui, SAR Mission Coordinator Marsekal Pertama Eddy Suyanto mengatakan, dengan ditemukannya lokasi black box pesawat AdamAir di dasar laut perairan Majene, Sulbar, pencarian terhadap badan pesawat pun distop.Pencarian korban juga dipastikan tidak akan dilakukan karena kedalaman laut mencapai 2.000 meter dan serpihan badan paling besar hanya 1,5 meter. (ken/ken)


Berita Terkait