Polisi Jangan Tembaki Masjid

Ketua Umum Muhammadiyah:

Polisi Jangan Tembaki Masjid

- detikNews
Jumat, 26 Jan 2007 19:49 WIB
Jakarta - Muhammadiyah mendukung penertiban kelompok sipil bersenjata di Poso. Tapi, jajaran Polri diingatkan agar melaksanakan operasi penegakan hukum itu bertindak lebih sabar dan profesional dibanding sebelumnya. Jangan tembaki masjid! "Perhatikan sensitivitas agama. Jangan tempat ibadah ditembaki dalam rangka mencari DPO itu. Kemarin saya dapat informasi ada masjid Muhammadiyah di sana yang menjadi sasaran tembakan. Ini perlu ekstra kesabaran," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin seusai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (26/1/2007). Din menyatakan, pihaknya amat prihatin dengan terus memburuknya kondisi keamanan pasca jatuhnya korban jiwa non-DPO dalam serangkaian penggrebegan Polri terhadap 29 orang buronan kerusuhan Poso. "Kami prihatin karena berpotensial berubah dari konflik horizontal antara dua komunitas menjadi konflik vertikal antara warga negara dengan pemerintah," imbuhnya. Mencegah terjadinya kemungkinan buruk di atas, Din juga mengimbau para aktivis organiasi Islam atau lembaga Islam bersama-sama aktif menjalankan berbagai upaya mewujudkan perdamaian di Poso. Salah satunya partisipasi yang diharapkan adalah dengan tidak menambah keruh keadaan dengan berbagai aksi atau pun pernyataan yang memanasi suasana."Jangan sampai Poso menjadi pintu masuk dari pihak-pihak asing maupun dalam negeri, yang hanya memecah belah NKRI. Kepada saudara-saudara kita yang datang dengan memanggul senjata, mari bersama menegakkan keamanan dan mendorong terjadinya perdamaian sejati," pinta Din. (lh/asy)


Berita Terkait