Kronologi Memastikan Sinyal Black Box AdamAir

Kronologi Memastikan Sinyal Black Box AdamAir

- detikNews
Jumat, 26 Jan 2007 16:38 WIB
Makassar - Pancaran sinyal black box pesawat yang terkena musibah disebut-sebut hanya berumur 30 hari. Pencarian pun dikebut agar tidak melewati batas waktu.AdamAir KI 574 yang raib pada 1 Januari 2007 sudah hampir sebulan berlalu. Hari ke-25 ada kepastian ditemukannya lokasi black box pesawat naas itu pada 2 lokasi di dasar laut perairan Majene, Sulawesi Barat.Berikut kronologinya seperti dipaparkan Lettu Hendriman, perwira TNI AL yang ikut serta di kapal USNS Mary Sears, di ruangan Karaeng Bontomarannu, Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (26/1/2007):3 Januari3 KRI, yakni KRI Fatahillah, KRI Ajak, dan KRI Nala menuju lokasi pencarian. Area pencarian di sekitar Makassar Straits, meliputi daerah perairan Mamuju, Mamasa, Majene, Pare-pare, Sengkang, dan Sumpangbinangae.7 JanuariKRI Fatahillah dan KRI Ajak menemukan kontak sonar di daerah perairan Mamuju.9-11 JanuariKRI Fatahillah dan KRI Ajak meminta USNS Mary Sears untuk menindaklanjuti penemuan KRI Fatahillah dan KRI Ajak.Hasilnya ditemukan 2 logam kecil di bawah air. Namun setelah didiskusikan, disimpulkan logam tersebut bukan milik AdamAir karena terlalu kecil.11 JanuariKRI Nala menemukan kontak sonar di perairan Majene.12 JanuariKRI Fatahillah menemukan kontak sonar yang sama di lokasi serupa.12-15 JanuariKRI Nala dan KRI Fatahillah meminta USNS Mary Sears menindaklanjuti penemuan itu. Hasilnya ditemukan 11 spot diduga logam di area seluas 8 x 14 nautical mile.16 JanuariKRI Nala, KRI Fatahillah, dan kapal riset PRP bergerak ke perairan Majene menindaklanjuti informasi dari satelit Jepang yang menemukan benda logam di bawah air pada posisi 03 51 00 selatan - 118 44 00 timur.19 JanuariKarena peralatan USNS Mary Sears terbatas untuk menindaklanjuti temuan KRI Nala pada 11 Januari, maka USNS Mary Sears bergerak ke ordinat yang ditemukan satelit Jepang untuk melakukan penyapuan dengan towed pinker locator (TPL) 40. Namun tidak ada yang mendapatkan sinyal kontak underwater locator beacon (ULB).(Catatan detikcom: sebelum ke ordinat yang ditemukan satelit Jepang, USNS Mary Sears lebih dulu merapat ke Makassar untuk mengambil TPL 40 yang dikirim langsung dari AS. Alat ini bisa mendeteksi hingga kedalaman 2.000 meter).21-25 JanuariUSNS Mary Sears kembali ke lokasi temuan KRI Nala untuk melanjutkan pencarian dengan TPL 40 dan sight scan sonnar (SSS). Ditemukanlah lokasi played data recorder (PDR), cockpit voice recorder (CVR), serta lokasi serpihan logam yang diduga serpihan AdamAir.Pencarian lalu dibagi dalam 2 tahap, innerbox dan outerbox. Dari innerbox ditemukan titik-titik sebaran logam. Lalu ditemukan 1 serpihan pada ordinat 003 40 329 selatan - 118 09 382 timur. Sinyalnya kuat.Selanjutnya ditemukan lagi 1 serpihan yang juga memiliki sinyal kuat pada posisi 003 40.89 16 selatan - 118 08.8566 timur. Jarak antara 2 serpihan ber-ULB itu 1.400 yard."Posisi kotak hitam diduga berada pada garis lurus sesuai dengan garis lurus sapuan," demikian penjelasan Lettu Hendriman. (sss/ana)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads