Yusril Persilakan DPR Panggil Setneg Soal Mark-up Hotel Cebu
Jumat, 26 Jan 2007 15:36 WIB
Jakarta - DPR akan memanggil Rumah Tangga Istana untuk meminta keterangan isu mark up biaya hotel di Cebu, Filipina bagi rombongan Presiden SBY. Terkait dengan rencana ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Yusril Ihza Mahendra mempersilakannya. "DPR punya hak memanggil. Boleh saja," kata Yusril kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (26/1/2007). Secara struktur, Rumah Tangga Istana berada di bawah Sekretariat Negara yang dipimpin Yusril Ihza. Bila memang DPR jadi memanggil Rumah Tangga Istana, maka pihaknya akan memberikan penjelasan sesuai fakta yang ada. "Kita akan memberi penjelasan, kebetulan investigasi sedang berjalan. Ada pertanyaan, ya kita jawab," ujar Yusril. Senin (29/1/2007), DPR akan memanggil Rumah Tangga Istana terkait isu mark up Hotel di Cebu untuk rombongan Presiden SBY saat menghadiri KTT Asean beberapa hari lalu. Kasus ini sedang ditangani Timtas Tipikor. Sejumlah staf Setneg sudah diperiksa Timtas Tipikor. Sementara itu, Kepala Rumah Tangga Istana Ahmad Rusdi mengaku bahwa rapat dengan DPR pada Senin nanti merupakan rapat biasa, rapat rutin. "Pemanggilan apa? Itu kan rapat rutin Sekneg dengan DPR," kata dia.
(asy/ana)











































