Polri Masih Butuh TNI di Poso
Jumat, 26 Jan 2007 15:30 WIB
Jakarta - Wakapolri Komjen Makbul Padmanagara mengaku tidak butuh bantuan TNI di Poso. Tapi institusi Polri terang-terangan mengaku membutuhkannya. Secara geografis, Poso terlalu luas bagi polisi."Itu untuk pengamanan karena wilayahnya yang luas. Selama ini kita melakukan kerjasama yang baik dengan TNI," ujar Wakadiv Humas Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (26/1/2007).Tindakan yang dilakukan Polda Sulawesi Tengah meminta bantuan personel TNI dari Pangdam Wirabuana, kata Anton, sudah seizin Mabes Polri."Kapolda yang meminta bantuan secara resmi. Kapolda ke Pangdam. Kapolda yang memerlukan," katanya.Sementara itu terkait asal muasal senjata yang ditemukan dalam penggerebekan DPO pada 22 Januari 2007 lalu, Polri masih menyelidikinya."Kita masih memeriksa dan menunggu pengakuan dari DPO, dari mana senjata itu diperoleh," katanya.Mengenai keterlibatan Jamaah Islamiyah di Poso, dia mengatakan, sampai saat ini juga masih dalam penyelidikan. "Akan kita sampaikan kalau data-datanya sudah cukup," tandas Anton.
(umi/nrl)











































