KSAD Akui Banyak Pelanggaran Administrasi di TNI AD
Jumat, 26 Jan 2007 12:19 WIB
Jakarta -
Sejumlah masalah banyak terjadi di tubuh TNI AD. Masalah yang harus dihadapi antara lain kasus insubordinasi, desersi massal, dan pelanggaran tertib administrasi."Saya melihat banyak kasus insubordinasi dan desersi massal yang terjadi belakangan ini. Itu karena disebabkan tugas pokok komandan satuan tidak dijalankan dengan baik," ujar KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso dalam keterangan pers sebelum rapat pimpinan TNI AD di Mabes TNI AD, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (26/1/2007).Banyaknya pelanggaran tertib administrasi, menurut Djoko, harus diberi perhatian. Hal ini penting untuk mengamankan langkah-langkah manajemen anggaran agar tidak mengakibatkan penyimpangan."Ada pelanggaran administrasi, tapi kita selalu mengadakan pengawasan dan pemeriksaan oleh internal AD, Mabes TNI, Dephan, dan BPK. Ada temuan yang kita tindak lanjuti dengan pembenahan ke dalam. Sedangkan yang bersangkutan tentunya akan diberikan tindakan sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.Lebih lanjut, Djoko pun mengingatkan agar komandan satuan dapat meningkatkan pelaksanaan tugas pokoknya, termasuk memperhatikan masalah kesejahteraaan prajurit dan keluarganya.Ditambahkan dia, masalah insubordinasi, desersi massal, serta tertib administrasi menjadi salah satu fokus pembahasan di dalam rapim TNI AD 2007. Rapim ini diikuti 96 orang dari jajaran pimpinan AD, baik di pusat maupun daerah.Rapim juga akan menekankan pada pembahasan upaya peningkatan kesiapan dan kesiagaan operasional satuan TNI AD guna menangkal, mencegah, dan menindak setiap ancaman dan gangguan atas kedaulatan wilayah Indonesia."Selain itu juga ditekankan agar TNI AD melakukan pembenahan ke dalam, untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dan tantangan yang akan dihadapi ke depan," imbuhnya.
(nvt/umi)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































