Hatta Temui Dubes AS Jajaki Pengambilan Black Box AdamAir
Jumat, 26 Jan 2007 11:28 WIB
Jakarta - Menhub Hatta Rajasa pada Kamis 25 Januari malam menemui Dubes AS B Lynn Pascoe. Keduanya menjajaki kemungkinan pengambilan black box AdamAir di perairan Majene, Sulawesi Barat.Posisi flight data recorder (FDR) dan cockpit voice recorder (CVR) AdamAir terpisah dalam jarak 1 mil laut. Masing-masing di kedalaman 1.800 meter dan 2.000 meter dari permukaan laut.Sebelumnya Ketua KNKT Setio Rahadjo mengungkapkan, dibutuhkan dana 1 juta dolar AS untuk mendatangkan alat canggih dari AS yang mampu mengangkat benda dari laut dengan kedalaman 1.800-2.000 meter di bawah permukaan laut.Soal besaran biaya itu, Hatta mengaku belum membicarakannya dengan Dubes AS tadi malam."Kita baru menjajaki apakah ada teknologi yang tersedia untuk mengangkat itu," katanya usai pengukuhan Komite Nasional Pengawasan Mutu Kepelautan Indonesia di Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (26/1/2007).Sampai kapan black box akan dibiarkan, Hatta mengaku tidak tahu."Nggak tahu, jangan sampai berandai-andai. Kita baru menjajaki apakah tersedia teknologi untuk mengangkat itu. Jangan katanya-katanya," ujar dia.Pemerintah, imbuh Hatta, akan terus melakukan pembicaraan dengan negara sahabat, apakah ada kemungkinan itu."Kita harus realistis, kalau memang tidak tersedia, ya kita mungkin tidak bisa mengangkatnya sampai tersedia teknologi," ujar dia.Dalam pertemuan dengan Dubes AS, kata Hatta, Pascoe berjanji akan mempelajarinya. "Kemungkinan hal itu masih dalam pembicaraan yang sangat awal," katanya.
(umi/sss)











































