Bila Suryadharma Menang, SBY Dikelilingi 3 Ketum Parpol
Jumat, 26 Jan 2007 07:46 WIB
Jakarta - Muktamar PPP tinggal beberapa hari lagi. Suksesi kepemimpinan di PPP bakal terjadi. Hamzah Haz lengser. PPP akan memiliki ketua umum baru. Bila pengganti Hamzah itu Suryadharma Ali, maka Presiden SBY akan dikelilingi 3 ketua umum parpol. Suryadharma Ali yang kini menjabat Menteri Koperasi dan UKM, telah berniat mencalonkan diri sebagai ketua umum PPP. Bahkan, tim sukses Suryadharma Ali sudah mulai bergerak. Memang tidak ada larangan bagi seorang menteri untuk menjadi ketua umum parpol. Langkah Suryadharma Ali ini mengikuti jejak Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Kehutanan MS Kaban, dan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa. Jusuf Kalla menjadi ketua umum Partai Golkar, Kaban menjadi ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB), sedangkan Hatta Rajasa mundur dalam pemilihan ketua umum PAN dalam kongres PAN beberapa waktu silam. Ketiganya mencalonkan menjadi ketua umum parpol saat berada dalam lingkaran kabinet SBY. Karena itu, bila Suryadharma Ali sukses menjadi orang nomor satu di PPP, yang muktamarnya akan dimulai 31 Januari 2007 itu, maka daftar anggota kabinet SBY yang menjadi ketua umum parpol akan semakin panjang. Suryadharma Ali akan menjadi pembantu SBY ketiga yang menjadi ketua umum parpol, setelah Jusuf Kalla dan MS Kaban. Seperti sudah diketahui publik, sebagian anggota kabinet SBY memang hasil rekomendasi sejumlah parpol yang mendukungnya, yaitu Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, PKB, PAN, PKS, PBB, dan PKPI. Karena itu, menjelang Pemilu 2009, peluang bertambahnya anggota kabinet SBY yang menjadi ketua umum parpol masih terbuka. Perjuangan Suryadharma Ali di muktamar PPP bisa jadi tidak ringan. Sebab, para kader PPP puritan juga ikut meramaikan bursa ketua umum PPP. Sebut saja misalnya Endin AJ Soefihara, Alimarwan Hanan, dan Arif Mudatsir Mandan yang sudah puluhan tahun aktif di partai berlambang Ka'bah ini. Yunus Yosfiah, Sekjen DPP PPP, yang jam terbangnya di PPP masih minim juga memberanikan diri ikut dalam pertarungan. Beberapa nama lain, seperti Hadimulyo dan Egi Sujana juga akan ikut bertarung. Siapa yang akan memenangkan pertarungan, kita tunggu saja nanti. Yang jelas, saat ini, para calon ketua umum PPP sudah mulai bergerilya ke daerah-daerah mencari dukungan. Klaim-klain dukungan di antara para calon juga sudah terdengar nyaring. Akankah uang ikut bicara?
(asy/asy)











































