JI Dituding di Belakang Poso
Kamis, 25 Jan 2007 22:07 WIB
Jakarta - Kelompok Jamaah Islamiyah (JI) kembali disebut-sebut sebagai pihak di balik konflik Poso. Bahkan beberapa DPO ditenggarai adalah anggota JI. JI pun diduga ikut 'bermain' dalam bentrok senjata Senin lalu."Poso itu proyek jangka panjang mereka," kata sumber di mabes Polri yang enggan disebutkan namanya, Kamis (25/1/2007).Aktivitas JI, menurut sumber itu itu, telah dilakukan jauh sebelum konflik Poso berlangsung. Itu terlihat dari para DPO Poso yang di antaranya terdapat alumni Afghan dan kamp Moro di Filipina Selatan."Mereka berlatih di sana kemudian menjadikan Indonesia sebagai daerah operasi. Poso menjadi basis," sebut sumber itu.JI dalam menjalankan gerakannya mempengaruhi masyarakat Poso untuk melakukan aktivitas kekerasan. Dan ditengarai kelompok JI ini adalah bagian dari Mantiqi III pimpinan Mustofa."Buktinya seorang teroris internasional Umar Al-Faruk pernah hadir di Poso. Hasil penyelidikan orang-orang baru saja yang ditangkap sebagian di antara mereka memiliki keterkaitan dengan JI," tuturnya.Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisino Adiwinoto ketika dikonfirmasi mengenai hal ini hanya menjawab diplomatis. "Informasi itu kan dari masyarakat," ujar Sisno di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta.Sisno memastikan, siapa pun kelompok atau jaringan yang berada di balik konflik Poso, polisi akan mengejarnya. "Kita akan ungkap semua kejahatan yang terjadi di Poso," tutur Sisno.Bentrokan senjata antara polisi dengan kelompok sipil bersenjata pada Senin 22 Januari 2007, mencatat 14 orang tewas termasuk seorang polisi. Dalam bentrokan itu, ditangkap pula 26 tersangka, serta disita ribuan amunisi, bahan peledak dan senjata api.
(fay/fay)











































