SBY Minta Kalangan TNI Bertindak Sesuai Konstitusi

SBY Minta Kalangan TNI Bertindak Sesuai Konstitusi

- detikNews
Kamis, 25 Jan 2007 19:00 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik langkah para purnawirawan TNI yang membentuk kelompok dengan agenda 'menyelamatkan bangsa dari kehancuran.' Aksi demikian ia nilai didasarkan pola pikir tidak reformis. "Tidak bisa sebuah kelompok menyatakan secara sepihak negara dalam keadaan bahaya, atau di ambang pintu kehancuran, yang akhirnya harus diselamatan secara sepihak pula. Mari kita kembalikan dalam tatanan konstitusi dan aturan berlaku," kata Presiden SBY. Pendapat tersebut ia sampaikan dalam pidatonya menutup Rapimnas TNI di Istana Negara, Jakarta , Kamis (25/1/2007). Acara diikuti oleh 132 perwira tinggi dari tiga angkatan bersenjata dan dihadiri oleh Menko Polhukam Widodo AS, Menhan Juwono Sudarsono, KaBIN Syamsir Siregar dan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto. Presiden megatakan, keselamatan bangsa dan negara merupakan tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia, dan TNI termasuk salah satu bagiannya. Maka keliru bila ada kalangan TNI merasa paling bertanggung jawab dan karenanya bisa melakukan apa saja untuk menyelamatkan keutuhan bangsa. Menurut Presiden, sesungguhnya TNI tidak bebas melakukan apa saja untuk melaksanakan niat mulai tersebut. Bila ada niatan demikian dari para purnawirawan TNI, hendaknya disalurkan lewat cara yang sesuai dengan konstitusi dan aturan hukum berlaku."Kita harus meluruskan sejumlah pandangan dan mindset yang keliru seolah TNI bisa melakukan apa saja untuk menyelamatkan negara dari keadaan berbahaya karena besar rasa tanggung jawabnya pada bangsa baik dengan atau tanpa keputusan pemerintah. Tentu saja alam pikiran seperti ini harus kita luruskan," papar Presiden. (lh/asy)


Berita Terkait