Polri Tak Tanggapi Desakan Tarik Densus 88 dari Poso

Polri Tak Tanggapi Desakan Tarik Densus 88 dari Poso

- detikNews
Kamis, 25 Jan 2007 16:58 WIB
Jakarta - Polri tidak menanggapi serius desakan sebagian kalangan untuk menarik pasukan Detasemen Khusus Antiteror 88 (Densus 88 Polri) dari wilayah konflik Poso. Polri lebih memilih tetap bekerja sesuai tugas dan kewenangannya.Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (25/1/2007)."Kita harus tetap bekerja. Kita punya tanggung jawab masing-masing," kata Sisno di Mabes Polri. Polri juga minta masyarakat memahami bahwa dalam bekerja, Densus 88 mempunyai pilihan sangat terbatas karena tidak dalam keadaan normal. Sehingga dalam situasi darurat seperti di Poso, setiap persoalan butuh penyelesaian secara tegas."Dalam pertempuran, pilihannya kita yang menembak atau kita yang tertembak. Polisi tahu tentang tugas kepolisian," tambahnya.Polri juga memastikan bahwa kondisi di Poso sudah semakin membaik. Selain itu, operasi penyisiran masih kerap dilakukan untuk memastikan tidak adanyamasyarakat yang menyimpan senjata api (senpi)."Kemarin kita menyisir bersama tokoh masyarakat setempat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapat beberapa senpi lagi," ungkapnya.Desakan mundur Densus 88 dari Poso terkait dengan baku tembak antara polisi dengan warga Poso Senin, 22 Januari lalu. Dalam baku tembak itu, sedikitnya 2polisi dan 9 warga sipil tewas. Bahkan, kalangan yang geram terhadap aksi Densus 88 yang dinilai berlebihan, meminta pasukan elit Polri ini dibubarkan. (Ari/nrl)


Berita Terkait