Akil: Pembubaran Densus 88 Polri Sangat Berlebihan

Akil: Pembubaran Densus 88 Polri Sangat Berlebihan

- detikNews
Kamis, 25 Jan 2007 16:11 WIB
Jakarta - Anggota Komisi III DPR Akil Muchtar meminta semua pihak berpikir proporsional terhadap kasus penggerebekan DPO di Poso. Wacana pembubaran Densus 88 dinilai sudah sangat berlebihan.Apalagi Densus 88 masih diperlukan untuk menangani kasus-kasus terorisme berskala besar."Densus 88 itu kebijakannya di tingkat Kapolri, sama seperti Brimob, jadi hanya Polri yang punya kewenangan membubarkan atau tidak. Saya kira masih diperlukan. Jadi harus proporsional melihatnya," tutur Akil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/1/2007).Namun dia meminta operasi yang salah sasaran tetap dijadikan bahan evaluasi, sehingga institusi Polri secara keseluruhan lebih profesional dan sesuai jargonnya, pengayom rakyat."Semua harus tetap dievaluasi agar ke depan kinerjanya menjadi lebih baik. Jadi tetap maju," imbuhnya.Mengenai baku tembak yang menewaskan 14 orang, kata politisi Golkar ini, harus dilihat secara jernih berdasarkan fakta-fakta yang ada. Karena jika ditanggapi secara emosional, dia yakin tidak akan menyelesaikan konflik di Poso, tapi malah menambah persoalan baru. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads