200 Perawat Ambulans 118 Penuhi HI, Tuntut Kejelasan Status

200 Perawat Ambulans 118 Penuhi HI, Tuntut Kejelasan Status

- detikNews
Kamis, 25 Jan 2007 10:01 WIB
Jakarta - Ratusan perawat dan karyawan Ambulans Gawat Darurat 118 sejak pukul 09.30 WIB memenuhi Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menuntut kejelasan status lembaga dan kekaryawanan. Sudah 34 tahun ini status mereka tidak jelas. Pemprov DKI diminta segera menjadikan lembaga tempat mereka bekerja sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)."Sejak dibentuk tahun 1972 hingga saat ini, status lembaga kami tidak jelas. Status karyawan juga tidak jelas. Padahal lembaga ini dibentuk Pemprov sendiri," kata Ketua SP Ambulans Gawat Darurat 118 Arif Fatahillah di sela aksi demonya di Bundaran HI, Kamis (25/1/2007).Dalam aksinya, mereka memakai seragam perawat yang serba putih. Sambil beraksi mereka membawa bendera Perhimpunan Pekerja Ambulans Gawat Darurat 118 dan spanduk bertuliskan "Percepat BULD, perhatikan kami, bagaimana nasib kami".Dengan ketidakjelasan status, saat ini karyawan Ambulans Gawat Darurat 118 menerima gaji berdasarkan UMP, sekitar Rp 900 ribu. Padahal SK Gubernur menyebutkan pelayan medis mendapatkan gaji minimal Rp 2 juta dengan berbagai tunjangan.Ambulans 118 adalah salah satu unit kerja yang menangani gawat darurat sehari-hari, seperti bencana, kecelakaan, dan panggilan rumah. Sampai kini lembaga tersebut memiliki 50 unit mobil yang stand by selama 24 jam dan digerakkan 300 karyawan yang ahli di bidang gawat darurat dan lulusan diploma keperawatan. (umi/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait