KNKT Enggan Sebut Indikasi Penyebab Anjloknya KA Bengawan
Kamis, 25 Jan 2007 09:10 WIB
Jakarta -
Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menyatakan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah menemukan indikasi penyebab kecelakaan KA Bengawan. Tapi, KNKT malah menyangkal pernyataan itu."Ah Pak Menteri nggak bilang gitu kok. Anda aja kali salah dengar?" kata Ketua KNKT Setio Rahardjo pada detikcom, Kamis (25/1/2007) dinihari.Setio mengatakan untuk menemukan indikasi penyebab kecelakaan tidak mudah. Di dalam tubuh KNKT sendiri terdapat perbedaan pendapat soal indikasinya."Tadi aja kita rapat banyak perbedaan pendapat. Maka dari itu kita perlu lihat dulu fakta dari bekas gerbong di Balai Yasa (bengkel KA di Manggarai-red)," ujar pensiunan perwira tinggi TNI AL ini.Tampaknya, KNKT tidak ingin kesalahan soal lokasi penemuan pesawat dan jumlah korban AdamAir yang hilang menimpa dirinya. Biar lambat asal selamat."Biar deh orang cap kita lambat. Daripada buru-buru terus salah gimana? Kredibilitas saya bisa tercoreng," jelas Setio.KA Bengawan jurusan Solo-Tanah Abang anjlok di Jembatan Pager, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah, pada 16 Januari 2007. Musibah ini menyebabkan 5 orang penumpangnya tewas.
(gah/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































