Polri Minta Dibantu TNI di Poso

Polri Minta Dibantu TNI di Poso

- detikNews
Rabu, 24 Jan 2007 17:52 WIB
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto mengaku sudah menerima permintaan lisan dari Polri untuk membantu keamanan di Poso. Hanya saja, TNI masih menunggu surat permintaan tertulis."Sudah ada permintaan. Saya ingin permintaan itu dari tingkat Polres, Polwil, Polda, dan Polri disampaikan secara tertulis tidak hanya secara lisan. Sangat berat bagi anak-anak di lapangan," ujar Djoko usai rapim di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (24/1/2007).Djoko mengatakan informasi permintaan lisan itu baru diterima dari Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Arif Budi Sampurno yang mengatakan Polri meminta bantuan. Kodam Wirabuana akan menyiapkan 200 personel TNI yang ada di wilayah tersebut.Dijelaskan Djoko surat permintaan tersebut baru dikirim Selasa atau Rabu ini. Namun pihaknya akan segera merespon dengan baik permintaan tersebut. Sebabnya, TNI memiliki tugas untuk selain perang untuk membantu kepolisian dalam bidang keamanan."Kita memang akan bantu, karena itu adalah bagian dari tugas selain perang untuk mem-back up aparat penegak hukum. Tapi kita minta surat resmi agar dalam penegakan hukum kita tidak disalahkan. Jangan dilihat kita akan melakukan dengan membabi buta. Masyarakat harus paham ini," lanjutnya.Panglima TNI juga sepakat inti masalah di Poso adalah kepemilikian senjata oleh warga sipil. Dia membantah senjata-senjata yang ditemukan adalah milik organik TNI."Kalau yang namanya organik pasti ada registernya. Kita juga pakai M-16 tapi itu harus dicocokan. Benar milik kita atau yang lain," cetusnya. (fay/mly)


Berita Terkait