Digoyang 2 Gempa, Warga Manado Santai
Rabu, 24 Jan 2007 17:34 WIB
Manado - Dua gempa dengan rentang waktu hampir satu jam menggoyang Manado. Namun warga tidak panik. Sebab terasa tidak sekuat gempa 6,5 skala Richter pada Minggu 21 Januari 2007 lalu."Biasa-biasa saja, tidak berlarian. Gempanya sih terasa, tapi tidak sekencang waktu hari Minggu," kata Ibu Deisje Nender, karyawan Bank Sulut yang berkantor di Jl Sam Ratulangi, Manado, Sulut, kepada detikcom, Rabu (24/1/2007).Menurut dia, karyawan di kantor berlantai 5 itu tidak ada yang panik. Bahkan kegiatan pelatihan internal yang sedang dilakukan tetap berlangsung."Tadi di kantor juga ada yang sedang latihan nyanyi untuk suatu acara, mereka tetap terus bernyanyi ketika ada gempa," kata Deisje.Jane Posuma, warga Malalayang yang berada di dekat bibir pantai, mengaku tidak panik meski tetap waspada."Hingga kini pakaian dan dokumen penting masih dalam buntalan, supaya bisa cepat menyelamatkan diri jika ada gempa besar maupun tsunami," ujarnya.Stasiun Geofisika Manado mencatat dua gempa terjadi di Manado. "Namun dua-duanya sama-sama tidak berpotensi menimbulkan tsunami," kata Mahmuri, analis Stasiun Geofisika Manado saat dikonfirmasi melalui telepon.Gempa pertama tercatat pukul 16.40.38 Wita dengan kekuatan 5,3 SR, berpusat di 0,75 lintang utara dan 125,35 bujur timur, kedalaman 33 km, di Laut Maluku, 154 km timur Manado. Getaran terasa II-III MMI di Manado.Gempa kedua tercatat pukul 17.34.37 Wita dengan kekuatan 5,6 SR, berpusat di 1,10 lintang utara dan 126,35 bujur timur, kedalaman 60 km, di Laut Maluku, 173 km timur Manado. Getaran terasa II-III MMI di Manado."Kedua gempa masih merupakan gempa susulan waktu hari Minggu lalu. Kekuatan gempa susulan memang bervariasi, bisa naik bisa turun, tapi tidak sebesar atau lebih besar dari gempa utama yang 6,5 SR," jelas Mahmuri.
(sss/nrl)











































