DBD di DKI Dinilai Masih Ringan
Rabu, 24 Jan 2007 15:22 WIB
Jakarta - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali marak di DKI Jakarta. Namun jumlah penderitanya masih tergolong kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu."Jumlahnya masih tergolong kecil dibandingkan tahun lalu," ujar Menkes Siti Fadilah Supari usai melantik Pengurus Besar Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PB PDDI) di Depkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2007).Siti menambahkan, jika berpatokan pada siklus 4 tahunan, seharusnya Januari adalah puncak terjadinya DBD. "Tapi sekarang ini semua penyakit siklusnya berubah, jadi tidak bisa diramalkan," imbuhnya.Siti tetap mengandalkan gerakan 3 M (menguras, menutup, mengubur) sebagai upaya antisipasi DBD. Tapi menurutnya, masih ada saja masyarakat yang belum mematuhinya."DBD akan ada selama lingkungan belum bebas dari genangan air," tandasnya.
(fay/nrl)











































