21 Balita Kupang Kena DBD, RSUD Status Siaga
Rabu, 24 Jan 2007 14:44 WIB
Kupang - Fisik balita tentulah masih lemah. Tak heran jika jadi sasaran empuk wabah demam berdarah dengue (DBD), bahkan sampai kehilangan nyawa."Hingga pekan ketiga Januari ini, jumlah penderita DBD mencapai 30 orang lebih, kebanyakan balita, 1 balita telah meninggal yakni Yurmila Yusuf (4) warga Kota Kupang," tutur Kadis Kesehatan Kota Kupang, Dominggus Sarambu saat dihubungi detikcom, Rabu (24/1/2007).Tercatat 21 balita menjalani perawatan medis di RSUD WZ Yohannes Kupang akibat DBD. Jumlah ini belum termasuk penderita DBD lainnya yang menjalani perawatan di RS Polisi Bhayangkara, RS TNI AD Wirasakti Kupang, klinik perawatan dan empat Puskesmas rawat inap.Sementara RSUD WZ Yohannes Kupang memberlakukan status siaga untuk mengantisipasi kemungkinan melonjaknya penderita DBD. Pelayanan akan lebih dioptimalkan bagi penderita DBD pada saat puncak musim hujan awal Februari hingga akhir April."Apalagi sebagian besar penderita adalah balita dari keluarga miskin dengan komplikasi berbagai jenis penyakit menular lainnya," kata Wakil Direktur RSUD Kupang, Rita Enny.Dituturkan dia, DBD mulai menyerang warga Kota Kupang dan sekitarnya sejak awal Januari. Untuk itu seluruh unit kerja di RSUD Kupang dioptimalkan, mulai dari instalasi gawat darurat hingga kesiapan tenaga medis.
(sss/sss)











































