Demo Hanya Diberi Janji, Honda Jateng Kecewa

Demo Hanya Diberi Janji, Honda Jateng Kecewa

- detikNews
Rabu, 24 Jan 2007 14:12 WIB
Semarang - Karena didemo 200-an pegawai honorer daerah (honda), Pemprov Jawa Tengah tak berkutik. Mereka hanya bisa memberi janji. Pendemo pun kecewa. Berdasarkan hasil pertemuan antara perwakilan pendemo dengan Sekda Pemprov Jateng Mardjijono, pemprov berjanji akan ke Jakarta untuk menanyakan proses administrasi pegawai honorer daerah yang tertunda SK pengangkatannya. Pemprov beralasan kewenangan pengangkatan pegawai berada di pemerintah pusat. Pemeintah daerah hanya kebagian tugas mengurusi proses kelengkapan administrasi. "Terus terang kami belum bisa menjawab tuntutan pegawai honorer," kata Mardjijono. Sementara dalam orasinya, Koordinator Aksi Marwan berharap seluruh honorer daerah sabar. "Kita harus beri kesempatan pada pemprov untuk menangani hal ini," katanya di depan ratusan pendemo. Tentu, orasi itu tak begitu digubris pendemo. Pasalnya, kesepakatan antara perwakilan pendemo dengan pemprov dinilai tak membuahkan hasil apa pun. Mereka ragu janji itu akan menyelesaikan masalah. "Jadi kapan rencananya kita diangkat? Kalau cuma janji, itu seperti yang kemarin. Huh, jauh-jauh cuma dapat janji," kata seorang pendemo sambil meninggalkan kantor gubernur. Sekitar 200 honda itu berunjuk rasa karena status mereka tak jelas. Pada awal pengumuman tes CPNS 2005 mereka sudah dinyatakan diterima. Namun beberapa jam kemudian, nama-nama mereka hilang. Karena jumlah nama yang hilang dalam daftar lumayan banyak, akhirnya pemprov menjanjikan akan mengangkat para pegawai yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun itu pada tahun 2006. Janji itu tak terealisir hingga kini. (try/nrl)


Berita Terkait