Laks Datangi KPK, Mengaku Tak Terlibat Penjualan VLCC

Laks Datangi KPK, Mengaku Tak Terlibat Penjualan VLCC

- detikNews
Rabu, 24 Jan 2007 13:35 WIB
Jakarta - Mantan Menneg BUMN Laksamana Sukardi merealisasikan niatnya datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (24/1/2006). Tujuannya untuk mengklarifikasi tuduhan Pansus DPR yang menyatakan dirinya terlibat dalam kasus penjualan kapal tanker atau very large crude carrier (VLCC) Pertamina. Laks mengadukan nasibnya ke KPK karena merasa dizalimi oleh Pansus DPR. Koordinator PKN Partai Demokrasi Pembaruan (PDB) ini mengklarifikasi tuduhan bahwa dia menginstruksikan direksi Pertamina untuk menjual tanker milik BUMN itu.Saat datang ke KPK sekitar pukul 12.45 WIB, Laks didampingi belasan fungsionaris PDB. Saat turun dari jeep Volvo dia langsung dicegat para wartawan yang sudah menunggunya. "Kami datang ke KPK untuk memberikan pandangan mengenai kasus penjualan tanker pertamina," ujar Laks yang mengenakan kemaje lengan pendek hitam dan berlambang PDB, kepada wartawan.Mantan pengurus teras PDIP ini juga menjelaskan posisinya di Pertamina yang hanya sebagai komisaris bukanlah orang yang mengambil keputusan final untuk menjual VLCC. "KPPU menganggap saya melanggar. Padahal Pertamina itu korporasi. Keputusan untuk menjual adalah dari direksi. Komisaris hanya menyetujui," tuturnya.Laks juga mengaku belum pernah diperiksa KPK terkait penjualan VLCC yang diduga melanggar izin Menteri Keuangan Nomor S-5756/MK02/2003 tanggal 11 Novemver 2003. "Saya sendiri nggak, tapi seluruh direksi Pertamina sudah (diperiksa-red)," sanggahnya. (mar/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads