Sarang Nyamuk Gagal Diberantas, DBD Mewabah Lagi di DKI
Rabu, 24 Jan 2007 13:30 WIB
Jakarta - Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dianggap paling efektif untuk mencegah DBD. Sayang, program ini belum berjalan lancar di DKI Jakarta. Warga ibukota belum memiliki kesadaran pentingnya PSN.Pengakuan itu disampaikan Wakil Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Salimar Salim di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (24/1/2007)."Kalau fogging itu kan hanya membunuh nyamuk dewasa, tapi jentik nyamuk tidak mati," ujar Salimar.Menurut Salimar, akibat minimnya kesadaran menjalankan PSN, tidak aneh jika DBD kembali mewabah di Jakarta.Hingga 23 Januari, jumlah penderita DBD mencapai 955 orang dengan 1 orang meninggal dunia. Selama Desember 2006, jumlah pasien yang dirawat tercatat 936 orang, namun tidak ada korban yang meninggal.Di Jakarta, kata dia, ada 9 wilayah endemi DBD, yakni Kebon Jeruk, Palmerah, Duren Sawit, Ciracas Timur, Johar Baru, Tanjung Priok, Koja, Pasar Minggu, dan Cilandak.
(umi/sss)











































