Sedang Tes Urine, Dokter LP Dikeroyok Napi Wirogunan
Rabu, 24 Jan 2007 11:48 WIB
Yogyakarta - Dokter khusus di LP Wirogunan Yogyakarta, dr Budiman, dikeroyok sejumlah napi. Penganiayaan terjadi ketika Budiman akan melakukan tes urine kepada 10 orang napi yang diduga mengonsumsi narkoba selama di LP.Akibat penganiayaan itu, korban masih dirawat intensif di RSU Panti Rapih Yogyakarta. Dia mengalami luka patah tulang hidung dan luka memar di sekujur tubuhnya. Di bagian kepala juga masih sering merasa pusing akbat pukulan dan tendangan 20-an napi narkoba itu.Budiman kepada wartawan di rumah sakit mengatakan, pengeroyokan itu terjadi Selasa (23/1/2007) ketika dirinya akan melakukan tes urine terhadap 10 orang napi narkoba. Namun tanpa diduga sekitar 20-an napi langsung mengeroyok korban yang selama ini bertugas menjadi dokter LP terbesar di DIY itu."Mereka langsung memukul dan menendang saya berkali-kali hingga jatuh di lantai," katanya.Dia menduga para napi narkoba tidak terima ketika dilakukan tes urine. Hasilnya dari 10 orang napi itu, 6 orang di antaranya positif mengonsumsi narkoba seperti shabu-shabu, putauw dan pil koplo selama di penjara. Karena terbukti, mereka marah dan langsung melempari poliklinik yang ada di dalam LP dengan batu. "Di antara mereka ada yang langsung masuk ruangan dan mengeroyok," kata Budiman. Menurut dia, saat pengeroyokan terjadi, tidak ada satu pun sipir LP yang mengamankan atau melerainya. Mereka justru mendiamkan dan melihat dari kejauhan. Bahkan pihak Kepala LP malah menyalahkan dirinya karena melakukan tes urine tanpa memberitahu lebih dulu atau berkoordinasi. "Kasus ini sudah saya laporkan ke polisi kemarin sore," kata Budiman.
(bgs/nrl)











































