Yusril Belum Temukan Staf Setneg yang Dituduh Mark Up Hotel Cebu

Yusril Belum Temukan Staf Setneg yang Dituduh Mark Up Hotel Cebu

- detikNews
Rabu, 24 Jan 2007 11:40 WIB
Jakarta - Kasus mark up hotel di Cebu bagi rombongan Presiden SBY yang diduga dilakukan staf Sekretariat Negara (Setneg) terus menggelinding. Bagaimana tanggapan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra? Yusril mengaku saat ini dia belum menemukan anak buahnya yang dituding melakukan mark up itu. "Berita ada pejabat Setneg yang tawarkan mark up dan uangnya dibagi-bagi, orangnya dari kita tidak ketemu. Manajer hotel juga telah membantah," kata Yusril kepada wartawan seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/1/2007). Manajer hotel yang telah membantah isu mark up yang dimaksud Yusril adalah bantahan dari Director of Diplomatif Affair Filipina Maggie M Garcia. Bantahan dari Garcia ini dikirimkan ke Setneg pada 17 Januari 2007 dan kemudian dimuat di The Jakarta Post, media yang memberitakan berita ini pertama kali. Yusril menyesalkan tentang pemberitaan kasus yang saat ini sudah mendunia itu. "Beritanya jadi berita dunia. Image kita di luar negeri jadi tidak bener," kata Yusril. Saat ditanya apakah pihknya akan melakukan gugatan dalam kasus ini, menurut Yusril, pemerintah belum melakukan hal itu. "Nanti kita lihat, kalau saya sendiri sih ambil langkah hukum saja. Kalau pemerintah fair, wartawan juga fair dong. Sampai sejauh mana merahasiakan nara sumber kalau kasusnya sampai tahap penyelidikan dan penyidikan? Anda ada saran?" ujar Yusril.Yusril juga menegaskan tidak akan melakukan somasi kepada media massa. "Somasi buat apa? Somasi itu kan peringatan, sedangkan damage sudah terjadi," kata suami dari Rika Kato ini. Saat ini, Timtas Tipikor telah bergerak menyelidiki kasus ini. Dua staf Setneg sudah dimintai keterangan. Kabarnya, Presiden SBY juga sudah memanggil dua staf Setneg yang diduga melakukan mark up itu. (asy/nrl)


Berita Terkait