Polri Salah Besar, Widodo Harus Evaluasi Keamanan Poso
Rabu, 24 Jan 2007 10:10 WIB
Jakarta - Cara Polri menangkap DPO kasus Poso dengan kekerasan dinilai salah besar. Mankopolhukam Widodo AS pun diminta turun tangan mengevaluasi pendekatan keamanan dan operasi di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng)."Konflik fisik antara aparat Polri dan komunitas masyarakat muslim Poso yang terus meningkat perlu dijadikan bahan Menkopolhukam mengevaluasi pendekatan keamanan dan operasi di Poso apakah masih efektif seperti itu," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Rabu (23/1/2007).Menurut dia, baku tembak di Poso menunjukkan kegagalan pemerintah melindungi ketertiban umum dan rakyatnya.Yuddi berpendapat perlu pendekatan baru yang manusiawi, lebih dialogis dan persuasif. "Cara Polri melakukan kekerasan dalam menangkap DPO karena alasan melawan kekerasan itu salah besar," ujar politisi asal Partai Golkar ini.Baku tembak di Poso mengakibatkan 1 polisi tewas dan 13 orang yang diklaim Polri dari kelompok bersenjata tewas.
(aan/nrl)











































