Anggota DPR Cecar Menhub Puluhan Pertanyaan
Selasa, 23 Jan 2007 17:17 WIB
Jakarta - Begitu sesi tanya jawab dibuka, belasan anggota Komisi V DPR yang hadir dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Departemen Perhubungan langsung menghujani Menhub Hatta Rajasa dengan puluhan pertanyaan.Tak tanggung-tanggung, satu anggota DPR ada yang mengajukan sembilan pertanyaan. Meski tampak lelah, Menhub mendengar satu-persatu pertanyaan yang diajukan. Secara umum anggota Komisi V DPR mengkritisi lemahnya regulasi Dephub dan berbagai kebijakan Hatta Rajasa yang dinilai tidak populer dalam mengelola transportasi nasional."Kita lihat di Dephub ini tidak ada team work yang baik. Bahkan ada kekosongan yang cukup lama di Direktorat Sertifikasi dan Kelaikan Udara (DSKU)," cetus anggota Komisi V DPR dari FPDIP Rendy Lamajido, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, (23/1/2007).Sementara itu anggota Komisi V dari FKB, Abdullah Azwar Anas menyampaikan fakta banyaknya maskapai penerbangan yang belum melaksanakan kewajiban penguatan struktur pesawat agar layak terbang.Azwar merekomendasikan pembentukan tim khsusus untuk pengaduan masyarakat atas penyimpangan yang dilakukan oleh operator transportasi darat laut dan udara. "Kalau perlu masyarakat diberi kotak pos dan SMS, sehingga Menhub bisa tahu ada potensi penyimpangan," tegasnya.Dalam RDPU kali ini Menhub memaparkan kondisi transportasi nasional Indonesia. Sebelumnya Komisi V DPR menggelar rapat serupa dengan operator transportasi udara, laut dan darat.Selain Menhub, hadir Sekjen Dephub Wendi Ari Tenang, Dirjen Perhubungan Laut Hari Jogi, Dirjen Perhubungan Darat Abu Bakar, Dirjen Perhubungan Udara M Iksan Tatang dan Dirut PT KA Roni Wahyudi. Hadir juga tiga orang perwakilan keluarga korban KM senopati.
(bal/asy)











































