Muhaimin Setuju Polri Bentuk Tim Internal Usut Insiden Poso
Selasa, 23 Jan 2007 14:10 WIB
Jakarta - Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menilai perlu dibentuk tim internal Polri yang bertugas mengusut kasus baku tembak yang menewaskan 12 orang di Poso, Sulteng. Hal ini penting karena Polri sampai saat ini menjadi institusi yang cukup kuat sehingga tidak ada yang mengawasinya."Saya kira bagus. Saya setuju agar semua menjadi transparan dan akuntabel. Polri sebagai lembaga yang kuat harus dikontrol dengan ketat," kata Muhaimin menjawab pertanyaan wartawan tentang perlu tidaknya Polri menginvetigasi insiden Poso 22 Januari.Muhaimin menyatakan itu usai memimpin rapat paripurna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/1/2007).Ketua Umum PKB ini menilai, seharusnya polisi lebih profesional dalam menangani kasus Poso, sehingga tak menimbulkan korban jiwa terutama warga sipil. "Kita patut menyesalkan kejadian tersebut. Ini bukti kurang profesionalnya Polri dalam menjalankan tugas," tambah Muhaimin.Muhaimin meminta kepada Polri agar dalam menangani kasus-kasus seperti ini tidak menimbulkan gejolak dan ketakutan baru di masyarakat. "Polisi ke depan harus lebih hati-hati. Dan tidak membahayakan masyarakat," harap politisi muda ini.
(mar/nrl)











































