Polri: Poso Berangsur Aman
Selasa, 23 Jan 2007 12:26 WIB
Jakarta - Tidak ada ledakan bom dan rentetan tembakan lagi terdengar di Poso, Sulawesi Tengah, menyusul baku tembak pada Senin 22 Januari."Sejak pukul 16.00 Wita sudah dalam keadaan makin aman. Hingga tadi pagi tidak ada ledakan bom dan tembakan lagi," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (23/1/2007).Sisno menjelaskan, penyergapan terhadap kelompok bersenjata dilakukan di Jalan Pulau Madura, Jalan Pulau Irian, Poso Kota dan LP sebagai tempat tinggal atau titik berkumpulnya DPO kelompok bersenjata Poso.Apa akan dilakukan penyergapan lagi? "Itu hal teknis dan kita lihat kondisi di lapangan. Itu bisa dilakukan kapan saja," ujarnya.Sisno menuturkan, korban tewas dalam baku tembak itu ada 12 orang terdiri dari 1 polisi dan 11 dari kelompok bersenjata.12 Orang Tewas Sisno menuturkan, korban tewas dalam baku tembak itu ada 12 orang. Rinciannya, dari pihak polisi tercatat 1 orang tewas dan 7 orang lainnya luka-luka. Korban tewas bernama Bripda Roni Iskandar. 7 Korban luka-luka antara lain Ipda Maslikan luka tembak di perut dan paha kanan, Bripda I Wayan Pande luka tembak di pantat kiri, Bripda Wahid luka tembak di punggung kanan, Brigadir Cosmas luka tembak di tangan kanan atas, Aipda Arnold tangan kiri patah, dan Bripda Dudung Ardi kena serpihan bom di tangan kiri.Sedangkan korban tewas dari kelompok bersenjata ada 11 orang antara lain bernama Icang alias Tengku, Irman, Firman, Idrus, Toto, Yusuf Muhammad Safri alias Andrias, Afiranto alias Munif, Huma. Nama korban ke-10 dan ke-11 masih dicari identitasnya.Dikatakan Sisno, 24 tersangka masih diperiksa. Jumlah total tersangka yang tertangkap 35 orang dan 11 orang meninggal dunia."Mereka itu adalah kelompok pelaku kriminal bersenjata. Mereka memiliki senjata api ilegal, amunisi dan bahan peledak dan tidak ada masyarakat sipil dalam kelompok kriminal bersenjata," kata Sisno.
(aan/nrl)











































