Polisi Dinilai Kurang Hati-hati, Komisi III Kirim Tim ke Poso
Selasa, 23 Jan 2007 11:33 WIB
Jakarta -
Jatuhnya korban jiwa dalam insiden baku tembak antara Densus 88 dan warga DPO di Poso, Sulawesi Tengah, disesalkan Komisi III DPR. Mereka akan mengirim tim investigasi."Kita harapkan sebelum Jumat 26 Januari 2007, sudah berangkat. Agar kita dapat memperoleh informasi valid terkait penyebab baku tembak," ujar Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/1/2007).Tim ini akan beranggotakan 3-5 orang. Mereka akan berada di Poso selama satu minggu. Menurut politisi PDIP ini, seharusnya polisi lebih berhati-hati karena operasi dilakukan di daerah pemukiman warga.Untuk itu ke depannya, dia meminta sebelum operasi digelar, polisi harus mempertimbangkan tingkat keamanan untuk menghindari salah tembak. "Saya tidak tahu apakah karena tergesa-gesa, atau karena operasi intelijennya tidak berjalan," cetus Trimedya.Dia meminta agar pihak-pihak yang selama ini memperpanjang konflik untuk memperhatikan warga yang menjadi korban. Hasil dari tim Komisi III akan dijadikan bahan rapat kerja dengan Kapolri dan Menkopolhukam.
(fay/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































