Gubernur Bali Ragukan H5N1 Menular Lewat Anjing dan Kucing
Senin, 22 Jan 2007 15:36 WIB
Denpasar - Gubernur Bali Dewa Made Brata meragukan virus flu burung telah menular pada anjing dan kucing. Tapi dia meminta Dinas Peternakan Bali menindaklanjuti hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (Unud) itu."Saya kira itu tidak mencerminkan karena baru satu dua ekor yang ditemukan, jadi tidak bisa disimpulkan. Seharusnya ada jumlah sampel yang lebih besar. Jadi jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan," kata Dewa Bratha di Kantor Gubernur Bali, Jalan Basuki Rahmat, Renon, Denpasar, Senin (22/1/2006).Sebelumnya, berdasarkan penelitian Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyebutkan telah menemukan penyebaran virus flu burung kepada anjing dan kucing di Bali. Penelitian ini mengambil sampel 108 ekor anjing dan 39 kucing. Atas penemuan itu Bratha menginstruksikan agar Dinas Peternakan Pemprov Bali segera melakukan penelitian ulang atas penemuan itu. "Dulu waktu babi dibilang terjangkit flu burung, ternyata setelah dicek tidak ada," kata Bratha."Kita tidak menutupi tetapi obyektif. Semua harus dipikirkan dulu jangan sampai membuat pariwisata di Bali terpuruk," urainya.Soalnya, kata Bratha, wisatawan asing sering mempertanyakan setelah mengetahui dari hasil penelitian itu. "Ya mudah-mudahan Bali tidak kena," tukasnya.
(mar/nrl)











































