15 Korban Kecelakaan Bus Solo Masih Terkapar di RS Brayat

15 Korban Kecelakaan Bus Solo Masih Terkapar di RS Brayat

- detikNews
Senin, 22 Jan 2007 11:05 WIB
Solo - 15 Dari 34 orang penumpang yang menjadi korban kecelakaan bus di Solo kini masih terkapar di RS Brayat Minulyo. Pihak rumah sakit masih menanti pihak yang bertanggung jawab atas biaya pengobatan mereka.Ke-15 pasien hingga kini masih dalam perawatan intensif. Dua di antaranya anak-anak.Dua pasien yakni sopir bus dari PO Suharno, Ngadiono, dan Nur Isnaini (9), mengalami luka cukup parah.Menurut Humas RS Brayat Minulyo, Yosepha Sri Widayanti, Senin (22/1/2007), Ngadiono mengalami luka parah di bagian wajah. Warga Muntilan, Magelang, itu juga mengalami patah kaki dan akan dioperasi. Pasien yang paling parah, kata Yosepha, adalah Nur Isnaini. Wajahnya mengalami luka mengenaskan karena nyaris seluruhnya terkena pecahan kaca. Nur rencananya akan dioperasi untuk mengambil serpihan-serpihan kaca yang masih menempal.Terkait biaya pasien, Yosepha menuturkan, hingga kini 3 PO bus yang terlibat kecelakaan, yakni PO Safari, PO Suharno dan PO Rukun Sayur belum menghubungi pihak rumah sakit. Demikian juga pihak Jasa Marga.Sementara Direktur Satlantas Poltabes Solo Komisaris Pol Nurhandono mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan atas kasus kecelakaan yang terjadi Minggu 21 Januari 2007 pukul 15.30 WIB itu. Polisi juga belum menetapkan tersangka. "Tadi malam ketiga PO dan Jasa Marga juga sudah diajak berdialog untuk membantu pembiayaan, sehingga RS tidak perlu khawatir," katanya.Selain di RS Brayat, dua rumah sakit lain juga menampung korban kecelakaan tersebut, yakni RS Panti Waluyo 1 orang dan RS Orthopedi Prof Dr Soeharso 2 orang. Akibat kecelakaan kemarin, 1 orang tewas di tempat dan 2 lainnya tewas di rumah sakit. (umi/nrl)


Berita Terkait