8 Raksasa Jathilan Protes PP Tunjangan DPRD

8 Raksasa Jathilan Protes PP Tunjangan DPRD

- detikNews
Senin, 22 Jan 2007 11:01 WIB
Jakarta - Tak cuma rakyat jelata yang memprotes PP No 37/2006 tentang tunjangan anggota DPRD. Para raksasa alias buto bermain jathilan guna menuntut pencabutan PP yang membuat wakil rakyat kian kaya raya ini.Aksi ini diadkan oleh 200 orang dari Gerakan Masyarakat Penolakan PP 37/2006 (Gempa 37). Mereka menggelar long march dari alun-alun utara menuju gedung DPRD DI Yogyakarta. Mereka menilai PP 37 merampok uang rakyat.Aksi Senin (22/1/2007) dimulai sekitar pukl 10.00 WIB. Mereka berjalan melawan arus melewati Jalan Ahmad Yani dan Jalan Malioboro. Padahal kedua jalan itu hanya satu jalur. Meski begitu, lalu lintas tetap berjalan lancar karena massa tidak memenuhi seluruh ruas jalan melainkan hanya satu ruas saja. 20 Personel polisi lalu lintas pun terlihat sibuk mengatur lalu lintas.Selain poster-poster bertuliskan 'PP 37, Perut DPRD Makin Buncit, Revisi NO Tolak YES', tampak juga 8 buto (raksasa) yang bermain kesenian jathilan. Kedelapan raksasa yang menari-nari di barisan paling depan itu menggambarkan anggota DPRD yang rakus. Ada juga satu orang yang berpakaian jas lengkap namun berkepala celeng (babi hutan). Atraksi jathilan yang diingiri gamelan ini menarik perhatian masyrakat sekitar.Koordinator aksi Unang Saputra dalam orasinya mengatakan, PP 37/2006 harus ditolak dan dicabut karena bertolak belakang dngan UU Keuangan Negera, UU Pemerintahan Daerah dan UU Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah."UU ini juga bernuansa politik karena sebagai upaya pemerintah untuk melunakkan sikap-sikap parpol di daerah," kata Unang.Dia meminta gubernur, bupati dan walikota untuk tidak membayarkan tunjangan karena jelas sebagai perampokan uang rakyat dan dapat dikategorikan tindak korupsi. Apabila ada anggota dewan yang sudah mengambil, harus segera dikembalikan.Saat ini pukul 10.30 WIB, massa masih dalam perjalanan menuju DPRD. Puluhan polisi tampak berjaga-jaga di depan pintu masuk gedung DPRD yang terbuka. (ken/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads