ABG Suspect Flu Burung Datangi RSPI dengan Prosedur Keliru
Minggu, 21 Jan 2007 13:39 WIB
Jakarta - Seperti RS Persahabatan, RSPI Sulianti Saroso juga terus menerima pasien suspect flu burung. Minggu (21/1/2007), pukul 09.00 WIB, datang seorang pasien suspect flu burung. Pasien dibawa dengan prosedur yang salah."Prosedurnya salah, harusnya dibawa dengan ambulan, malah datang sendiri diantar orang tuanya," kata dokter jaga yang menangani flu burung di RSPI Sulianti Saroso, dr. Zulkifli, ketika dihubungi detikcom.Pasien tersebut diantar dengan mobil pribadi oleh orang tuanya. Ini prosedur yang tidak tepat mengingat riwayat pasien yang masih ABG tersebut. Remaja itu tinggal di peternakan ayam, dan ada ayam yang mati di peternakannya."Itu tidak benar, kalau sepanjang perjalanan bisa menular kepada manusia bagaimana," keluh dr. Zulkifli.Untuk amannya, seharusnya pasien dibawa pakai ambulan dan petugasnya memakai pakaian khusus. Sebelumnya, remaja itu memeriksakan diri di RSU Serang, Banten, tiga hari lalu. Namun RS Serang tidak merujuk pasien tersebut ke RSPI Sulianti Saroso, walaupun hasil foto laboratorium yang dibawa dari RSU Serang, menunjukkan ada gejala pneumonia pada paru-parunya.Pasien berinisial A tersebut adalah perempuan berumur 14 tahun dan menetap di Serang. Sekarang pasien tersebut dirawat di Ruang Cempaka."Kondisinya waktu itu sesak sedikit, panasnya 38 derajat Celcius," kata Zulkifli.Dengan demikian total pasien suspect flu burung yang ada di RSPI berjumlah 4 orang, yaitu 3 orang di Ruang Cempaka, dan 1 di ICU.
(nwk/nrl)











































