Unggas Dijual Atau Dimakan

Tidak Ada Kompensasi

Unggas Dijual Atau Dimakan

- detikNews
Minggu, 21 Jan 2007 11:14 WIB
Jakarta - Bermacam-macam ulah pemilik unggas menghadapi ketiadaan kompensasi akan unggasnya. Ada yang pasrah, ada yang mengakali dengan berbagai macam cara.Seperti yang disebutkan Tarmuji, warga Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Dia memilih menjual unggasnya satu minggu yang lalu ke pasar. 6 Ekor ayam dan 3 bebek pun berpindah tangan."Lumayan, satu ekor Rp 15 ribu, daripada tidak dapat apa-apa," katanya kepada detikcom, di sela-sela acara pemusnahan unggas, di Kantor Kelurahan Pisangan Baru, Jakarta Timur, Minggu (21/1/2007) pukul 10.00 WIB.Lain lagi yang diungkapkan Ali, warga Kelurahan Pisangan Baru. Karena yakin ayamnya sehat, maka tiga hari yang lalu semua hewan peliharaannya itu dia sembelih."Saya makan sendiri, daripada dibakar atau dimusnahkan,"kata Ali.Ada juga yang pasrah, seperti seorang ibu bernama Yanti dari Kelurahan Pisangan Baru. Takut dengan penyakit mematikan itu, Yanti pun menyerahkan 3 ekor ayamnya walaupun tidak mendapatkan kompensasi. "Ya mau bagaimana lagi, apalagi saya juga takut sama penyakit flu burung," kata Yanti.Di tempat yang sama, Camat Matraman Hamdi Husin menyatakan, warga menyerahkan dengan sukarela hewan peliharaannya sehingga tidak ada kompensasi. "Kita semua sadar terhadap bahayanya penyakit flu burung ini," kata dia. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads