Pedagang Ayam Suspect Flu Burung Dirawat di RS Persahabatan
Sabtu, 20 Jan 2007 21:23 WIB
Jakarta - RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur kembali menerima 2 pasien suspect flu burung . Salah satunya Agung (30) warga Kelurahan Jati Unggul, Pulogadung, Jakarta Timur, yang berprofesi sebagai pedagang ayam.Seorang pasien lagi bernama Darmina (37) warga Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Sebelum dibawa ke ruang isolasi, keduanya diperiksa selama 2 jam di ruang IGD RS Persahabatan.Dituturkan kakak Agung, Broto, Jumat 19 Januari kemarin, ribuan ekor ayam yang dipesan adiknya tiba dari Tasikmalaya dan Cirebon. Namun dalam perjalanan ada sekitar 300 ekor ayam yang mati. Karena tidak mau rugi, Agung yang biasa menyuplai sejumlah pangkalan ayam di wilayah Tanjung Priok, Kelurahan Kayumanis, dan Cipinang kemudian ikut memisahkan ayam yang mati tersebut dan mengangkatnya ke dalam truk untuk dikirim kembali."Dia kontak dengan ayam yang yang mati. Setelah itu Agung mengalami gejala demam tinggi," kata Broto."Tubuhnya panas dan demam tinggi. Tadi siang saya keliling cari Puskesmas, tapi karena hari libur nggak ada yang buka. Jadi saya bawa saja ke sini," imbuh Broto.Sementara itu seperti dituturkan kakak Darmina, Diah, Sejak Senin 15 Januari lalu adiknya mengalami panas dan demam tinggi. Meski sudah dirawat di RS Agung Manggarai, dan sempat dipindahkan ke RS Jakarta di Jl Sudirman, Darmina tak kunjung sembuh. "Sore tadi karena panasnya tidak turun ditambah sesak nafas, kami bawa ke sini. Di rumah kami tidak punya piaraan (unggas). Tapi mungkin terkena dari ayam milik tetangga," kata Diah.Dengan bertambahnya 2 pasien, total ada 7 pasien yang dirawat di ruang isolasi flu burung RS Persahabatan. Seorang pasien bernama Arif (18) warga Tangerang, dinyatakan positif terkena virus H5N1 dan dalama perawatan intensif.
(bal/bal)











































