4.091 Orang Terinfeksi Virus HIV/AIDS di Maluku
Sabtu, 20 Jan 2007 15:51 WIB
Ambon - Sedikitnya 2.720 orang di Maluku diduga terinfeksi virus HIV. Sedangkan penderita AIDS sudah mencapai 1.371 orang.Tingginya angka pednerita HIV/AIDS itu disampaikan dr Zulfahmi, ketua Kelompok Kerja (Pokja) HIV/AIDS RSU Dr Haulussy, Ambon."Dari catatan yang kami miliki yang terinfeksi HIV di Maluku makin tinggi. Begitu pula penderita AIDS," kata Zulfahmi kepada wartawan di sela-sela pelatihan jurnalistik HIV/AIDS di Dinas Sosial Maluku, Jl RA Kartini, Ambon, Sabtu (20/1/2007).Penderita HIV/AIDS di Maluku, menurut dia, tersebar di beberapa wilayah. Namun penderita terbanyak berada di Kota Ambon, diikuti Maluku Tenggara. "Sekitar 50 persen ada di kota Ambon," ungkap dia.Dijelaskannya, penderita HIV/AIDS diketahui jika terjadi penurunan berat badan lebih dari 10 persen berat badan sebelumnya, kelainan kulit dan mukosa ringan. "Ini standar WHO, khususnya pada penderita HIV/AIDS pada stadium klinis II," jelas Zulfahmi.Sementara itu, Ketua Penasehat Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Suryadi Gunawan mengatakan, untuk menanggulangi virus dan penyakit mematikan ini, khususnya di Kota Ambon, dibutuhkan anggaran minimal Rp 2 miliar. "Perhitungan ini dengan asumsi per jiwa biaya kesehatannya sebesar 1 dolar AS," ujar Suryadi.Persentase terbesar penderita HIV/AIDS disandang pemakai narkoba suntik (penasun) yang angkanya tercatat 64,9 persen di tahun 2006. Angka ini naik dari 53,3 persen pada tahun 2005.Menurut dia, ada empat langkah strategis memerangi HIV/AIDS, yakni memobilisasi sumber daya dengan mengeluarkan perda. Kemudian penguatan institusi dan organisasi penanggulangan di daerah secara efektif dan efisien, seperti melaksanakan perluasan cakupan program yang komprehensif. Selain itu melakukan penanggulangan secara terencana dan akseleratif, serta menurunkan stigma dan diskriminasi. "Ini keempat cara yang menurut kami paling efektif dan efisien," kata Suryadi.
(han/umi)











































