Al Zaytun Tak Ingin Terkait Golkar & Negara Islam
Sabtu, 20 Jan 2007 13:23 WIB
Jakarta - Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Ponpes Modern Al Zaytun membuat pemimpin ponpes Syekh Panji Gumilang menyampaikan pesan khusus. Dia tak ingin ponpesnya dikaitkan dengan Partai Golkar. Begitu juga dengan pembentukan negara IslamSebab pengurus Ponpes Modern Al Zaytun hingga kini belum menentukan sikap dalam Pemilu 2009 nanti."Ini bukan Golkar, jadi tidak bisa dikaitkan dengan Golkar atau partai lain. Kita di sini pusat pendidikan, perkembangan budaya, toleransi dan perdamaian," kata Syeikh Panji Gumilang usai perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram di Ponpes Modern Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2007).Menurut Panji, dalam negara demokrasi, masyarakat boleh-boleh saja mendukung atau pun didukung. "Kita tengok nanti, 2009 itu kan masih jauh. Calon-calonya saja belum tampak," kata Syekh Panji soal sikap politik Al Zaytun.Sementara mengenai kasus NII/KW9 yang terkait pembentukan negara Islam yang selama ini dihembuskan terjadi di Al Zaytun, dia membantahnya."Itu tudingan salah alamat. Ini adalah tempat pendidikan pengembangan budaya, toleransi dan perdamaian," tandasnya.Tuding menuding soal itu, katanya, bisa terjadi di sebuah negara demokrasi seperti Indonesia."Orang menuding itu memang zamannya dalam demokrasi, saling tuding menuding, tapi Al Zaytun tidak pernah. Jangan bicara tentang itu. Ini statement dari orang yang bertanggung jawab di sini," tandasnya.
(umi/sss)











































