Penggusuran Rumah Liar di Kalijodo Ditunda

Penggusuran Rumah Liar di Kalijodo Ditunda

- detikNews
Sabtu, 20 Jan 2007 11:36 WIB
Jakarta - Warga kolong jembatan tol Rawabebek, Kalijodo, Jakarta Utara bisa bernafas lega. Rencana penggusuran rumah liar di lokasi ini ditunda.Semula penggusuran akan dilakukan Sabtu (20/1/2007) ini. Namun Pemprov DKI Jakarta memutuskan menambah waktu sosialisasi dengan 700 KK selama tiga hari lagi, sehingga penggusuran baru akan dilakukan pada Rabu 24 Januari."Nggak sekarang, Rabu besok. Sekarang masih terus diadakan sosialisai kepada warga," kata Kepala Trantib Pemprov DKI Jakarta Harianto Bajuri ketika dihubungi detikcom.Penambahan waktu sosialisasi diperlukan agar penggusuran bisa berjalan lancar.Pantauan detikcom di lokasi, meski terkesan santai, suasana pemukiman liar itu terlihat tegang.Sebab di antara warga masih belum satu suara. Ada warga yang menerima digusur dan sebagian lagi menolak pindah dari tempat tinggal yang sudah mereka tempati bertahun-tahun itu.Yeti (37), warga yang rumahnya dekat pintu tol Angke I mengaku pasrah. Dia juga tidak tahu akan dapat ganti rugi atau tidak."Kami ingin jika pemerintah bersikeras menggusur, tidak asal gusur. Kami manusia. Meski kami tahu, kami menempati tempat yang bukan milik kami, kami layak diperlakukan manusiawi," katanya.Bersama suaminya, Yeti kini tengah bersiap-siap pindah. "Mungin kontrak dulu, suami sudah cari-cari kontrakan di daerah Tambora," katanya.Sementara sebagian warga yang lain masih terlihat cuek. Mereka belum mengemasi barang-barangnya. Salah satunya, Karmin (45). Dia mengaku akan mencoba bertahan."Rakyat kecil biasanya digusur-gusur melulu, gonta-ganti presiden sama saja nasib kami. Ini tidak adil," tegasnya. Sementara aparat pengamanan tampak menambah poskonya. Jika Jumat kemarin baru tiga posko yang berdiri, kini posko ditambah dua lagi. Lima posko yang berdiri di sekitar pemukiman itu dijaga aparat Brimob Polda Metro Jaya yang bersenjata laras panjang. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads