Jelang Take Off di Cengkareng, Mesin Batavia Air Mati
Jumat, 19 Jan 2007 18:37 WIB
Jakarta - Pesawat Boeing milik Batavia Air sudah siap berangkat. Pintu pesawat ditutup dan pesawat berjalan mundur untuk siap take off. Tapi, kemudian pesawat itu berhenti lama di tengah runway. Eh, ternyata pesawat batal take off, karena mesinnya mati.Para penumpang pesawat Batavia Air JP 209 jurusan Jakarta-Pontianak itu jelas panik. Apalagi, setelah pesawat terdiam di tengah runway selama 30 menit, tidak ada pemberitahuan dari kru pesawat tentang kondisi pesawat. Penumpang bertambah panik, setelah melihat pesawat ditarik dan tangga ditaruh di dekat pintu pesawat.Pesawat ini seharusnya take off pada pukul 16.50 WIB, Jumat (19/1/2007). Tapi, pemberangkatan pesawat mengalami penundaan. Sekitar pukul 17.20 WIB, semua penumpang diminta masuk pesawat, karena pesawat sudah siap terbang ke Pontianak. "Pesawat sudah mundur 200 meter. Tapi setelah itu, kok lama sekali pesawat tidak bergerak. AC hidup dalam kondisi panas, sehingga gerah," kata Niam, salah seorang penumpang kepada detikcom.Jelas, para penumpang dibuat panik. "Para penumpang berdiri semua, bertanya ada apa, kok sudah 30 menit pesawat tidak bergerak. Intinya, penumpang panik, termasuk saya," ujar dia. Para penumpang pun mendekat ke pintu.Setelah pesawat ditarik, tangga didekatkan ke pintu pesawat, dan pintu pesawat dibuka, kru pesawat baru memberikan pengumuman bahwa penumpang akan diterbangkan ke Pontianak dengan pesawat lain. Setelah itu, para penumpang baru turun dari pesawat.Hingga pukul 18.30 WIB, para penumpang masih dikumpulkan di gate B3, Terminal 1 Bandara Cengkareng. Belum ada kepastian kapan mereka akan diberangkat ke Pontianak.Niam sempat bertanya kepada petugas Batavia Air mengapa kok pesawat batal berangkat. "Jawabannya, mesin mati. Tidak bisa di-start," ujar Niam yang deg-degan dengan peristiwa itu. Saat itu, memang ada sejumlah petugas yang mengutak-atik bagian mesin pesawat itu. "Saya kecewa dengan Menhub, masak penumpang pesawat dibuat deg-degan seperti ini," sesal Niam.
(asy/sss)











































