Petugas Pajak Satroni Kantor Konglomerat Sukanto Tanoto
Jumat, 19 Jan 2007 16:23 WIB
Jakarta -
12 Petugas Direktorat Jenderal Pajak menyatroni kantor Asian Agri yang dimiliki bos Raja Garuda Mas (RGM), Sukanto Tanoto. Diduga kuat kedatangan petugas pajak terkait dugaan manipulasi pajak.Belasan wartawan pun menunggu di parkiran kantor Asian Agri di Jl Teluk Betung 31, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2007) sejak pukul 14.00 WIB. Dari luar, bangunan 2 lantai berwarna krem ini tampak sepi. 8 Mobil terparkir di halaman, salah satunya Kijang Innova berwarna silver berplat merah nopol B 1133 WQ.Ketua Penyidik dari Direktorat Jenderal Pajak Kusmarsudi saat dihubungi wartawan mengaku sedang berada di dalam gedung. Namun dia menolak memberikan keterangan."Pemeriksaan sedang berlangsung. Ini bukan kewenangan saya untuk menjawab," elaknya singkat.Pada pukul 15.45 WIB, Direktur Utama Asian Agri Simeon Tarigan keluar dari gedung. Saat dicegat wartawan, dia mengakui 12 petugas pajak dalam dua tim ini sudah tiba sejak pukul 10.00 WIB."Ini pemeriksaan rutin biasa. Di Medan juga dilakukan hal yang sama. Ini tidak ada sangkut pautnya dengan pemberitaan," ujarnya.Dia membantah terjadi ribut-ribut di dalam gedung dengan petugas pajak yang datang. "Di dalam tidak ada ribut-ribut, semua pemeriksaan berjalan baik," pungkasnya.Sukanto Tanoto adalah orang terkaya se-Indonesia versi majalah Forbes dengan kekayaan US$ 2,8 miliar. Majalah Tempo terbaru melansir dugaan pengemplangan pajak kelompok usaha Raja Garuda Mas Rp 1,1 triliun untuk tahun 2002 saja.
(fay/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































