Isu Mark Up Hotel di Cebu, Istana Panggil Timtas Tipikor
Jumat, 19 Jan 2007 15:00 WIB
Jakarta - Presiden SBY ternyata telah menyeriusi isu mark up biaya hotel rombongan presiden di Cebu, Filipina. Bahkan, Istana telah mengundang Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor) untuk menyelidiki kasus ini. "Saya merasa malu, kok ada berita begini di saat kita sedang 'bersih-bersih' Istana. Kita sudah mengundang Timtas Tipikor untuk selidiki lebih lanjut tuduhan suap dan mark-up itu," kata Kepala Biro Rumah Tangga Kepresidenan Ahmad Rusdi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (19/1/2007).Namun, Rusdi tidak menjelaskan secara detil tentang pemanggilan Timtas Tipikor itu, termasuk waktu pemanggilan. Yang jelas, pelibatan Timtas Tipikor dalam kasus mark-up ini merupakan perintah Presiden. Isu mark up biaya Hotel Shangri-La, Mactan, Cebu ini berawal dari berita di The Jakarta Post. Dibeberkan dalam berita itu, bahwa ada oknum Sekretariat Negara (Setneg) yang mencoba untuk menyuap manajer hotel agar menaikkan tarif hotel. Hasil mark up akan dibagi di antara mereka. Namun, manajer hotel telah membantah isu itu.
(asy/nrl)











































