Kongres Dihambat, Papernas Akan Gugat Polri
Jumat, 19 Jan 2007 14:38 WIB
Sleman - Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas) berencana menggugat Polri karena menghambat izin kongres. Sementara situasi kongres Papernas dipenuhi ketidakpastian."Kami akan menggugat Kapolda DIY dan Kapolri yang menghambat proses perizinan. Tentu ada agenda politik tersembunyi untuk menghambat rakyat yang ingin berserikat dan berkumpul. Padahal itu dijamin UUD," ujar salah satu panitia kongres, Dita Indah Sari.Hal ini disampaikannya di lokasi kongres, Wisma Sejahtera Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, Jumat (19/1/2007). Dita menyesalkan adanya rencana aksi anarkis untuk menghambat kongres dengan mengatasnamakan agama atau kelompok seperti Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) Yogyakarta.Sementara unsur Muspika Kecamatan Pakem, perangkat Desa Hargobinangun dan anggota DPRD Sleman Farchan Hariem datang menemui panitia. Anggota Badan Perwakilan Desa Hargobinangun Bejo Wiryono mengharapkan situasi di Kaliurang tetap kondusif.Sebab pada 20-21 Januari 2007 warga akan memperingati malam 1 Muharram dengan menggelar upacara adat Merti Bumi. Dia khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga akan terganggu.Hingga pukul 14.30 WIB, para peserta kongres masih berkumpul di wisma namun tidak ada kegiatan. Untuk mengantisipasi serangan, beberapa peserta yang sudah tua dievakuasi.Pantauan detikcom di sekitar Kaliurang, sudah ada puluhan aparat Polres Sleman yang berjaga-jaga. Sebelum salat Jumat, polisi meminta beberapa warung di dekat wisma ditutup.
(fay/nrl)











































