Lapindo Diduduki 300-an Warga Korban Lumpur
Jumat, 19 Jan 2007 13:15 WIB
Sidoarjo - Jengkel tak kunjung mendapatkan ganti rugi, 300-an warga korban lumpur panas menduduki kantor Lapindo Brantas Inc.Warga yang berasal dari Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perumtas) mendatangi kantor yang berada di kawasan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, itu dengan menggunakan truk dan sepeda motor pukul 10.30 WIB, Jumat (19/1/2007).Mereka menuntut agar Lapindo secepatnya memberikan ganti rugi atas rumah dan tanah mereka yang sudah ditenggelamkan lumpur panas."Kami hingga kini sama sekali belum pernah diberikan ganti rugi seperti yang telah diterima warga 3 desa lainnya. Kami menuntut ganti rugi yang sama dengan mereka," ujar Agustino, warga Perumtas kepada detikcom.Dituturkan dia, ganti rugi berupa uang sawah Rp 120 ribu per meter, tanah pekarangan Rp 1 juta per meter, dan bangunan Rp 1,5 juta per meter."Kami juga minta Lapindo memberi uang ransum kepada warga yang mengungsi. Selama hidup di pengungsian, jatah makanan yang diterima lebih banyak basi. Lebih baik warga diberikan uang saja," cetus Agustino.Hingga pukul 13.00 WIB, warga masih menduduki Lapindo sambil menunggu perwakilan warga yang ditemui Lapindo. Puluhan polisi dari Polres Sidoarjo tampak berjaga-jaga.
(sss/nrl)











































