Sarana dan Prasarana KA yang Layak Cuma 43%

Sarana dan Prasarana KA yang Layak Cuma 43%

- detikNews
Jumat, 19 Jan 2007 11:41 WIB
Jakarta - Kondisi perkeretaapian Indonesia memprihatinkan. Buktinya, hanya 43 persen sarana dan prasarana kereta api (KA) yang layak digunakan. Sisanya rusak berat."Jalan kereta api, jembatan, persinyalan, lokomotif, gerbong saat ini dalam keadaan rusak. Butuh Rp 11,8 triliun untuk mengembalikannya ke kondisi normal, berarti rusak sekali," kata mantan Ketua Umum Serikat Pekerja PT KA Iwan Setiawan.Hal ini disampaikan Iwan dalam jumpa pers di kantor Divisi Jabotabek Juanda, Jalan Juanda 1B, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2007).Menurut dia, kondisi itu kerap dipaksakan sehingga banyak kereta api yang berakhir dengan tragedi. "Tragedi itu kemungkinan besar karena faktor sarana dan prasarana," ujarnya.Iwan pun mencontohkan beberapa kejadian. "Waktu itu di Lubuk Linggau, jajaran direksi dan Komisi V DPR mencoba kereta di sana. Saat itu, anggota komisi V marah-marah pada anggota direksi karena baru jalan 40 kilometer per jam kereta sudah limbung. Tetapi jalur kereta tidak juga diperbaiki, dan baru diperbaiki setelah ada kereta yang masuk ke sungai di Lubuk Linggau," terang dia.Selain itu, lanjut Iwan, masinis di Jakarta sering melihat kondisi sinyal yang tidak lazim. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads