Dua Pasien Suspect Flu Burung Dirawat di RS Dr Sardjito
Jumat, 19 Jan 2007 10:44 WIB
Yogyakarta - Dua pasien suspect flu burung dirawat di RS Dr Sardjito Yogyakarta. Meski telah dilakukan rapid test hasilnya negatif, tim dokter masih menunggu hasil uji laboratorium Balitbang Departemen Kesehatan (Depkes).Dua pasien tersebut berinisial RF (6) dan I (25), keduanya berasal dari Kabupaten Bantul. Pasien RF masuk RS Dr Sardjito pada hari Selasa (16/1/2007) yang merupakan rujukan dari Puskesmas Banguntapan. Sedang pasien berinisial I masuk ke rumah sakit pada hari Rabu (17/1/2007). Keduanya masuk RS dengan indikasi menderita demam tinggi disertai sesak nafas.Koordinator Tim Penanggulangan Flu Burung RS Dr Sardjito dr Sumardi SpPD ketika dihubungi detikcom Jumat (19/1/2007), membenarkan adanya dua pasien yang diduga terkena flu burung yang dirawat di ruang isolasi. Namun dia tidak bersedia memberikan nama lengkap kedua pasien tersebut atas permintaan keluarga."Rapid test yang kita lakukan hasilnya negatif, tapi masih harus menunggu pemeriksaan di laboratorium Litbang Depkes Jakarta dengan alat yang lebih lengkap. Hasilnya baru bisa diketahui setelah 48 jam," katanya.Dia mengatakan, selama dua hari dirawat di ruang isolasi, kondisi kesehatan kedua pasien semakin membaik. Demam yang dialami kedua pasien sudah tidak tinggi lagi, tetapi masih tetap mendapat perawatan intensif. "Bila hasil lab di Jakarta dinyatakan negatif, keduanya sudah diperbolehkan pulang," katanya.Sumardi menambahkan, sejak tahun 2004 RS Dr Sardjito sudah menangani sebanyak 10 pasien suspect flu burung. Hasil rapid test yang dilakukan tim medis selalu cocok dengan hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Litbang Depkes. "Meski rumah sakit telah menyediakan ruang khusus pasien flu burung, kami berharap ruang itu tidak digunakan atau dengan kata lain tidak ada pasien flu burung di wilayah Yogyakarta," demikian Sumardi.
(bgs/nrl)











































