Mampang Mengular Luar Biasa

Mampang Mengular Luar Biasa

- detikNews
Jumat, 19 Jan 2007 10:02 WIB
Jakarta - Akhir pekan ini kawasan Ragunan-Buncit-Mampang di Jakarta Selatan macet luar biasa. Di sejumlah perempatan bahkan terjadi 'chaos'."Kawasan ini memang biasa macet, tapi hari ini macet banget," keluh Anin, karyawati swasta yang tinggal di Pamulang dan hendak menuju kantornya di Mampang, Jakarta, Jumat (19/1/2007).Keluhan yang sama diungkapkan pengendara motor Sofi, Raya, Amir, maupun penumpang Kopaja P20 bernama Wati. Amir yang tinggal di Pasar Minggu menyatakan, saking padatnya lalu lintas, bahkan sempat terjadi kekisruhan di perempatan Republika (Pejaten)."Semua kendaraan maunya maju, nggak ada yang mau ngalah. Nggak ada polisi lagi. Akhirnya ada orang berbaju Forkabi yang mengatur lalu lintas," cerita Amir.Menurut pantauan detikcom, kekacauan hari ini terjadi karena beberapa sebab. Pertama, banyak 'pebisnis' kecil-kecilan yang berdagang di pinggir jalan di kawasan Mangga Besar. Bengkel yang ada di situ juga memajang motor-motor 'klien'-nya di bahu jalan sehingga mempersempit jalan. Padahal jalan itu sudah dilebarkan karena dibangun busway.Kedua, busway yang biasanya dilewati kendaraan pribadi karena baru difungsikan pada 27 Januari, sudah mulai ditutup oleh polisi. Di Ragunan hingga Buncit, busway sebenarnya masih bisa dipakai untuk umum. Namun mulai perempatan Kemang hingga Mampang, busway sudah ditutup polisi dengan bebatuan maupun motor/sedan polisi. Akibatnya, terjadi penyempitan mulai perempatan Kemang. Penyempitan ini berimbas hingga Ragunan. Kemacetan sungguh menggila hingga berkilo-kilometer.Hingga pukul 09.30 WIB, kemacetan luar biasa masih terasa di kawasan padat yang ruas jalannya dikenal sempit ini. Bisa jadi ketika busway beroperasi 27 Januari nanti, situasi yang sama akan terjadi saban hari. (nrl/fay)


Berita Terkait