Laporan dari London
Guernsey, Pulau Sidang Gugatan Tommy Soeharto
Jumat, 19 Jan 2007 07:28 WIB
London - Pulau Guernsey adalah sebuah pulau kecil milik pemerintah Inggris yang terletak sekitar 121 kilometer di sebelah selatan Inggris dan 48 kilometer utara daratan Prancis. Di pulau yang hanya berluas sekitar 78 kilometer persegi inilah, sidang gugatan Garnet Investment Limited terhadap Banque de Nationale de Paris (BNP) Paribas akan digelar pada 22 Januari 2007.Perusahaan milik Tommy Soeharto ini menggugat BNP Paribas karena bank yang bersangkutan menolak untuk mentransfer uang senilai sekitar Rp 400 miliar yang mereka simpan di bank itu ke tujuan tertentu.Seperti dilaporkan wartawan detikcom Liza Arifin di London, pulau dengan pantai pasir putih sepanjang 50 kilometer ini populer sebagai daerah tujuan wisata karena pemandangan yang cantik, musim dingin yang tidak terlalu menggigit serta musim panas yang tidak terlalu terik. Penduduknya pun hanya sekitar 70 ribu, kebanyakan campuran keturunan Inggris, Prancis dan Portugal.Bahasa utama tentu saja Inggris, walaupun Prancis dan Portugal masih jamak digunakan oleh beberapa komunitas penduduknya. Begitupun Dgernesiais, bahasa asli pulau ini.Sejarah ikatan pulau ini dengan Inggris terjadi ketika perang Inggris dan Prancis tahun 1204 lalu. Bersama beberapa pulau kecil lain di sekitarnya, Guernsey memihak Inggris. Terpatrilah ikatan kesetiaan itu hingga kini meski secara geografis jelas pulau ini lebih dekat ke Prancis.Jarak London-Guernsey bisa ditempuh selama sekitar 5 atau 6 jam menggunakan kerete api disambung dengan kapal ferry.Berbeda dengan daerah daratan Inggris, Guernsey memiliki sistem keuangan dan perbankan tersendiri. Mereka tidak terikat dengan Bank Sentral Inggris. Bahkan sejak 1816, pulau ini telah memberlakukan bebas pajak. Karenanya mereka tidak perlu menaikkan pajak keuntungan untuk membayar hutang ke bank sentral, juga tidak ada pajak jasa maupun barang.Karenanya, tidak salah jika banyak perusahaan keuangan, perbankan maupun asuransi beroperasi di sini. Diperkirakan sekitar 55 persen pemasukan pulau ini berasal atau terkait dengan jasa keuangan tersebut. Sisanya dari dunia pariwisata, industri kerajinan dan pertanian.
(lza/ken)











































