Tolchah: Kita Tahu yang Tanggung Jawab Ketering Haji
Jumat, 19 Jan 2007 06:32 WIB
Makkah -
Tim investigasi katering haji mengaku telah memiliki gambaran utuh soal tragedi kegagalan katering bagi jamaah haji Indonesia di Arafah dan Mina. Termasuk soal siapa yang harus bertanggung jawab."Sejak awal kami telah memiliki benang merah itu," kata ketua tim investigasi Tolchah Hasan di Makkah, Kamis (18/1/2006).Namun seperti biasa, Tolchah enggan membeberkan secara detil hasil temuan tim yang dipimpinnya itu. Yang jelas, sambung Tolchah, tim investigasi telah memiliki program apa yang harus dilakukan, narasumber yang harus ditemui serta sumber primer dan sekunder.Tolchah hanya mengatakan, gambaran ini telah didapat dari serangkaian pertemuan yang dilakukan tim investigasi dengan berbagai pihak di Arab Saudi. Baik dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), juga dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Dia berharap, semoga apa yang diinginkan Presiden dari tim investigasi ini semoga bisa terwujud."Kami tak mau arogan. Kami hanya berharap tim dapat memberikan kesimpulan yang tepat atas peristiwa Arafah-Mina kepada Presiden," ujar Tolchah.Tolchah mengatakan, sejumlah pihak yang sebelumnya dikhawatirkan tak dapat bertemu akhirnya bertemu juga. Pada Rabu 17 Januari 2007, tim bertemu dengan wakil menteri haji.Malamnya, tim melakukan pertemuan pengurus harian lengkap muasasah. Rencananya, jelas Tolchah, tim juga akan bertemu dengan gubernur Makkah pada Ahad ini. Sehari sebelumnya, Sabtu 20 Januari 2007, tim akan melakukan pertemuan dengan Ana for Development (AFD). "Setelah itu kami mungkin akan kembali ke Tanah Air," ujarnya.
(djo/ken)










































