Sumut Butuh Tambahan Dana Penanggulangan Bencana
Jumat, 19 Jan 2007 00:04 WIB
Medan - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih berpotensi terkena bencana alam. Karena itu, kalangan DPR akan mengupayakan agar pemerintah mengalokasikan dana yang lebih besar untuk penanganan bencana alam di provinsi ini.Hal itu disampaikan Anggota Panitia Anggaran DPR Nasril Bahar saat ditemui di Medan, Kamis (18/1/2007)."Saya belum mendapat gambaran berapa tambahan dana yang akan diupayakan bagi Sumut. Tetapi upaya mendorong ke arah pertambahan itu akan kita lakukan. Saya akan coba membicarakan teman-teman lainnya. Kita tentu tidak berharap bencana datang, tetapi setidaknya jika musibah terjadi anggaran untuk penanggulangannya sudah tersedia," ujarnya.Nasril menyatakan, secara umum bencana rutin terjadi di berbagai wilayah di Sumut. Bahkan skalanya termasuk besar. Kasus terakhir terjadi pada Desember 2006 yaitu gempa dan tanah longsor di Kabupaten Mandailing Natal dan banjir besar di Kabupaten Langkat.Menjawab pertanyaan tentang usulan biaya rekonstruksi dan rehabilitasi yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumut untuk penanganan pasca bencana alam di Kabupaten Mandailing Natal dan Langkat sebesar Rp 253 miliar, Nasrll menyatakan, besar atau tidaknya jumlah itu bergantung pada realitas yang ada."Faktanya, kerusakan memang cukup besar di sana. Infrastruktur dan rumah penduduk rusak berat. Memang dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk memperbaikinya. Sebab itu, jangan langsung apriori. Untuk memperbaiki itu tentu butuh dana. Jangan langsung curiga," kata Nasril. Hanya saja, diingatkan Nasril, berbagai pihak yang bertangungjawab dalam mengelola anggaran penanganan bencana tidak menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
(rul/ken)











































