Gorontalo, Maluku & Maluku Tengah Belum Tercemar Flu Burung

Gorontalo, Maluku & Maluku Tengah Belum Tercemar Flu Burung

- detikNews
Kamis, 18 Jan 2007 17:35 WIB
Jakarta - Virus flu burung menggila hampir di seluruh Indonesia. Buktinya, dari 33 provinsi tinggal Provinsi Gorontalo, Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara yang belum melaporkan adanya kasus flu burung."Yang lain semua sudah endemis. Dari 33 provinsi cuma 3 yang belum flu burung," kata Ketua Komnas Penanggulangan Flu Burung Bayu Krisna Murthi di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2007).Bayu menambahkan selama 6 bulan terakhir ada 16 provinsi yang sudah tidak melaporkan adanya wabah flu burung, baik dari laporan Pemda, surveilans maupun pers.Mengenai dana ganti rugi pemusnahan unggas, Bayu mengatakan dana itu tersedia di Departemen Pertanian."Kalau kurang bisa ditambah lagi dengan memakai dana bencana kita," Bayu yang juga menjabat Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan ini.Dijelaskan dia, merebaknya virus H5NI memaksa pemerintah segera mempercepat program restrukturisasi peternakan. Paling tidak ada 3 dimensi dari restrukturisasi peternakan.Pertama, dimensi ruang di mana tempat tinggal manusia harus jauh dari kandang unggas. Kedua, dimensi dalam melakukan bisnis peternakan harus ada skala minimal berapa unggas yang bisa dipelihara. Ketiga, dimensi bagaimana distribusi unggas tersebut, mulai dari peternakan, pengangkutan, penyembelihan, dan sampai proses penjualan terhadap konsumen.Program restrukturisasi peternakan ini, lanjut dia, memiliki 4 tujuan yakni meningkatkan kesempatan kerja dan pendapatan, konsumsi dan produk ternak yang diperlukan untuk manusia karena unggas merupakan sumber protein bagi manusia, daya saing serta efisiensi produk peternakan Indonesia di pasar dunia dan aspek keamanan dan kesehatan."Dengan merebaknya flu burung faktor keempat menjadi dominan, menonjol, sehingga mempercepat restrukturisasi," ujar Bayu. (aan/nrl)


Berita Terkait