Kongres Papernas Terganjal Polri

Kongres Papernas Terganjal Polri

- detikNews
Kamis, 18 Jan 2007 14:56 WIB
Yogyakarta - Mendapat ancaman pembubaran oleh massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI), Kongres Partai Persatuan Pembebasan Nasional (Papernas) benar-benar terganjal. Pengganjalnya bukan massa FAKI, tapi polisi. Hingga pukul 14.30 WIB, Kamis (18/1/2007) kongres belum bisa dimulai, karena izin dari Mabes Polri belum turun. Massa FAKI yang mengancam membubarkan kongres ini juga tidak memunculkan batang hidungnya di arena kongres, Wisma Sejahtera, Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta. Sementara puluhan polisi masih terus bersiaga dan berjaga. Ketua OC Kongres Papernas Lalu Hilman Afriandi mengaku kongres belum bisa digelar, karena Mabes Polri belum juga mengeluarkan izin. Bahkan, gara-gara penyelenggaraan kongres ini, Lalu Hilman sempat dipanggil ke Polda DIY. Lalu diajak Polda DIY membicarakan masalah kongres ini. Pada kesempatan itu, Lalu sempat meminta Polda DIY untuk mengeluarkan izin, karena kongres ini merupakan kongres biasa, sama dengan kongres partai-partai lain. "Tapi, Polda belum berani memberikan izin, karena yang berwenang Mabes Polri," ujar Lalu setelah meninggalkan Mapolda DIY. Lalu mengaku sebenarnya panitia telah mengirimkan surat permohonan izin ke Mabes Polri sejak tiga lalu. Namun, hingga saat ini, Mabes Polri tidak memberikan respons. "Saat ini, ada teman kita yang masih mengurus di Mabes Polri," ujar dia. Dia berharap Mabes Polri bisa mengeluarkan izin pada hari ini. "Mudah-mudahan sore ini izin Mabes Polri bisa keluar, sehingga malam ini kongres sudah bisa dimulai," kata dia. Pemantaun detikcom, saat ini semua peserta kongres sudah hadir di Wisma Sejahtera. Namun, karena pembukaan kongres belum dimulai, mereka terlihat nongkrong dan mengobrol di seputar wisma. Ruang pertemuan juga tampak kosong. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads